Kebijakan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi
13 Mei 2024
  • 3521

Kebijakan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi

Judul: Studi Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang dan Boyolali: Kasus Desa Klakah dan Gantang

Penulis: Febriana Muryanto
NIM: 11171700012

Abstrak: Gunung Merapi, salah satu gunung api paling aktif di Indonesia, berada di wilayah Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten di Provinsi Jawa Tengah serta Kabupaten Sleman di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Klakah, terletak di Kecamatan Boyolali, termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Merapi, sementara Desa Gantang di Kabupaten Magelang berada di zona aman dari ancaman Gunung Merapi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan Sister Village dalam penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang dan Boyolali. Metode kualitatif digunakan dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian sebanyak 5 orang, termasuk FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Desa Klakah dan Desa Gantang, Fasilitator Desa Tangguh Bencana Klakah-Gantang, serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Magelang dan Boyolali.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sister Village telah berjalan sejak tahun 2019, namun masih ada beberapa indikator yang belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Diperlukan kerjasama yang lebih baik antara BPBD, Desa Sister Village, dan NGO agar implementasi kebijakan Sister Village dapat berjalan optimal. Implementasi kebijakan Sister Village menghasilkan beberapa proposisi, termasuk pembentukan sistem informasi, kajian sumberdaya, disposisi dalam bentuk kepanitiaan, dan struktur rencana kontijensi.

Kata kunci: Kebijakan, Implementasi, Sister Village, Penanggulangan Bencana, Erupsi

Sumber: Artikel ini telah diterbitkan dan dapat diakses secara online melalui tautan di sini.

Artikel ini memberikan wawasan penting tentang upaya penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang dan Boyolali, serta menyoroti pentingnya kerjasama antarstakeholder dalam implementasi kebijakan penanggulangan bencana.

back top