Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menegaskan komitmennya terhadap pelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan Untag Surabaya Expo 2025 yang digelar pada Sabtu (4/10/2025). Dengan mengusung tema “Kreativitas Lokal, Semangat Nasional,” kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus perayaan bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya bangsa dalam suasana kebersamaan.
Salah satu yang menarik perhatian dalam expo tahun ini adalah penampilan kesenian tradisional jaran kepang “Samboyo Putro” asal Nganjuk, yang berhasil menghadirkan suasana magis dan menggugah semangat nasionalisme para penonton. Penampilan ini menjadi simbol nyata bahwa Untag Surabaya tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga berkomitmen menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Program Doktor Ilmu Administrasi FISIP Untag Surabaya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut, karena sejalan dengan nilai-nilai administrasi yang menekankan pentingnya tata kelola sosial dan budaya dalam pembangunan bangsa. Kegiatan seperti ini mencerminkan penerapan konsep administrasi publik yang berkeadaban—mengelola sumber daya budaya dengan visi pelestarian dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui gelaran expo ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai seni dan budaya, tetapi juga memahami aspek manajerial di balik penyelenggaraan sebuah kegiatan besar. Proses perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan menjadi pengalaman praktis dalam menerapkan teori administrasi yang diajarkan di ruang kuliah. Dengan demikian, kegiatan budaya juga berfungsi sebagai laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan dan kolaborasi.
Program Doktor Ilmu Administrasi memandang Untag Surabaya Expo 2025 sebagai wujud nyata dari kampus yang berperan aktif menjaga keseimbangan antara inovasi dan tradisi. Semangat “Kreativitas Lokal, Semangat Nasional” tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan pendidikan tinggi yang berakar pada budaya bangsa, sekaligus terbuka terhadap tantangan global.