Suhardiman Jalani Ujian Terbuka Disertasi di FISIP UNTAG Surabaya
11 Juni 2024
  • 3566

Suhardiman Jalani Ujian Terbuka Disertasi di FISIP UNTAG Surabaya

Surabaya, 8 Juni 2024 - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya kembali menggelar ujian terbuka disertasi. Pada kesempatan ini, Suhardiman, mahasiswa Program Doktor, mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul "Analisis Pelaksanaan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda". Ujian ini menjadi penutup dari rangkaian panjang studinya di program doktoral.

 

Dalam ujian terbuka ini, Suhardiman didampingi oleh promotor Prof. Dr. Arif Darmawan, SU, serta ko-promotor Dr. Joko Widodo, MS. Kedua pembimbing ini berperan penting dalam membimbing dan mengarahkan penelitian Suhardiman hingga mencapai tahap akhir ini.

 

Abstrak Disertasi

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan fungsi legislasi DPRD Kota Samarinda yang merupakan fungsi esensial dalam perencanaan dan pembuatan peraturan daerah sebagai representasi aspirasi rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis mekanisme, proses, dan dinamika pelaksanaan fungsi legislasi di DPRD Kota Samarinda, serta model pelaksanaan fungsi legislasinya.

 

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatif. Fokus penelitian adalah pelaksanaan fungsi legislasi DPRD di Kota Samarinda, melibatkan berbagai subjek seperti pimpinan dan anggota DPRD, Bapemperda, kepala bagian sekretariat DPRD, biro hukum pemerintah kota, tokoh agama, LSM, pemerhati parlemen, dan akademisi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kualitatif melalui prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.

 

Hasil Penelitian

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan fungsi legislasi DPRD Kota Samarinda cenderung elitis dan oligarkis, dengan mekanisme yang normatif-prosedural dan kurang menyentuh aspirasi publik. Prosesnya bersifat top-down dengan keterlibatan terbatas dari konstituen, sementara dinamika legislasinya lebih dipengaruhi oleh kekuasaan eksekutif, legislatif, dan elit ekonomi informal. Model yang ada saat ini berciri demokrasi elit-oligarkis.

Implikasi teoritis penelitian ini menunjukkan ketidaksesuaian dengan teori Administrasi Publik Rosenbloom dan Kravchuk yang mengedepankan integritas konstitusi dan hak substantif. Penelitian ini juga mendukung teori proses formulasi kebijakan Anderson mengenai peran elit dalam transformasi kepentingan publik, serta memperkaya teori legislasi demokrasi elitis Seidman dengan menambahkan peran elit informal dalam proses legislasi.

Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perubahan dari model demokrasi elit-oligarkis menjadi demokrasi deliberatif-berkeadilan, yang melibatkan konstituen secara aktif dan mengarahkan produk legislasi untuk memenuhi aspirasi dan kepentingan publik.

 

Penutup

Dr. Ayun Maduwinarti, MP, Dekan FISIP UNTAG Surabaya, menyampaikan apresiasinya terhadap penelitian Suhardiman yang memberikan kontribusi signifikan dalam kajian administrasi publik dan legislasi. "Kami bangga dengan pencapaian Suhardiman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan solusi praktis dalam pelaksanaan fungsi legislasi di daerah," ujarnya.

Selamat kepada Suhardiman atas keberhasilan dalam ujian terbuka disertasinya. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi pengembangan legislasi yang lebih demokratis dan adil.

back top