Surabaya – Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menyelenggarakan ujian terbuka disertasi sebagai bagian dari komitmen dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berbasis riset.
Pada kesempatan ini, promovendus Dida Rahmadanik mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengelolaan Wisata Budaya Berbasis Public Value Management di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.”
Ujian terbuka ini dipimpin oleh tim penguji yang terdiri dari:
Disertasi ini mengangkat isu strategis terkait pengelolaan wisata budaya di Desa Bejijong, yang merupakan bagian dari kawasan cagar budaya Majapahit di Kabupaten Mojokerto. Desa ini dikenal sebagai Kampung Majapahit dengan berbagai potensi wisata berbasis sejarah, budaya, dan ekonomi kreatif.
Namun demikian, pengelolaan wisata di kawasan ini dinilai belum optimal, terutama dalam hal kolaborasi antar pemangku kepentingan serta distribusi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pengelolaan wisata budaya tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai publik yang dirasakan secara adil oleh masyarakat,” ungkap Dida Rahmadanik dalam pemaparannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis dokumen.
Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara komprehensif dinamika pengelolaan wisata budaya serta interaksi antar stakeholder di Desa Bejijong.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Public Value Management (PVM) belum berjalan optimal. Hal ini ditandai dengan:
Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya pengembangan potensi wisata serta belum meratanya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
Sebagai kontribusi ilmiah, disertasi ini menawarkan penguatan model Public Value Management dengan menambahkan dimensi Equity and Inclusiveness.
Konsep ini menekankan bahwa:
Pendekatan ini menjadi penting untuk memastikan pengelolaan wisata budaya tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga keadilan sosial dan keberlanjutan pembangunan.
Tim penguji memberikan apresiasi terhadap disertasi ini sebagai penelitian yang relevan dan kontekstual dalam pengembangan kebijakan publik berbasis pariwisata.
“Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penguatan tata kelola pariwisata berbasis nilai publik, khususnya dalam konteks desa wisata budaya,” ungkap salah satu penguji dalam sidang terbuka.
Secara akademik, disertasi ini memperkuat kajian administrasi publik, khususnya dalam bidang:
Sementara secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan desa wisata yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui ujian terbuka ini, Program Studi Doktor Ilmu Administrasi FISIP Untag Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan publik.