Program Studi Doktor Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menyelenggarakan ujian terbuka disertasi sebagai bagian dari proses akademik dalam mencetak doktor di bidang administrasi publik.
Pada kesempatan ini, promovendus Alifin mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Kebijakan Pelayanan Rumah Sakit (Studi Implementasi Kebijakan BLUD di RSUD Dr. Soegiri Lamongan)”.
Disertasi ini mengangkat isu strategis terkait implementasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan, khususnya pada rumah sakit daerah.
Dalam pemaparannya, promovendus menegaskan bahwa BLUD merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui prinsip efisiensi dan produktivitas. Rumah sakit yang menerapkan BLUD memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya, sehingga mampu meningkatkan kinerja layanan secara lebih optimal.
Namun demikian, implementasi BLUD di lapangan belum sepenuhnya berjalan optimal. Berbagai tantangan masih dihadapi, baik dari aspek internal organisasi maupun eksternal, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pemahaman kebijakan, serta dinamika birokrasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada berbagai informan kunci, mulai dari manajemen rumah sakit hingga pengguna layanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan BLUD dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu:
Keempat faktor tersebut menjadi elemen kunci dalam memastikan kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif dan berdampak pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Disertasi ini juga menyoroti pentingnya perubahan sistem kerja dan budaya organisasi dalam mendukung implementasi BLUD. Rumah sakit dituntut untuk tidak hanya beradaptasi secara administratif, tetapi juga melakukan transformasi menyeluruh dalam pola pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Selain itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan regulasi atau payung hukum yang lebih tinggi guna memperkuat implementasi BLUD secara berkelanjutan.
Secara akademik, disertasi ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian administrasi publik, khususnya pada bidang kebijakan pelayanan kesehatan dan tata kelola organisasi publik.
Sementara secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengelola rumah sakit, serta pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis BLUD.
Melalui penyelenggaraan ujian terbuka disertasi ini, Program Studi Doktor Ilmu Administrasi FISIP Untag Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan publik.
Disertasi ini menjadi salah satu bukti kontribusi nyata dunia akademik dalam mendorong reformasi pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, demi terwujudnya pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada masyarakat.